Selasa, 13 Januari 2015

RAGAM MULIA AMBER DAN CINCIN KAWIN

Amber 

amber merupakan salah satu jenis batu mulia yang tidak berasal dari bebatuan alam , melaikan dari resin tumbuh tumbuhan yangterbentuk 50-70 juta tahun yang lalu pada zaman eosin.karena terbentuk dari resin tumbuh tumbuhan, maka terkadang di dalam batu mulioa ini terdapat insulin berupa pecahan daun, serangga, bunga, biji, dan tumbuh tumbuhan kecil.

amber mempunyai cirikhas yang tidak di miliki oleh batuan lainnya , yakni mengeluarkankan bau damar atau getah yang harum jika di tusuk dengan jarum yang di panaskan , batu ini mempunyai daya konduksi panas yang rendah, sehinggas akan teraswa lebih hangat dari pada batu mulia lainnya yang ketika di pegang. selain itu batu ini juga menapakkan pola pola internal( internal stress patteern ) yang khas jika dimlihat di bawah polariskope .

amber mempunyai warna yang beraham, seprti kekuning kuningan, kemerah merahan, dan kecoklat coklatan. batu ini mengikuti warna damar atau getah yang membentuknya sampai jadi sekeras bebatuan.

amber di temukan di wilayah sekitar laut baltik, jerman, dan daerah daerah di yorksire, inggris. semnetara itu sekitar th 1990an , di indonesia wilayah jawa barat juga banyak di temukan batu amber yang lebih muda dan kemudian di beri nama amber

batu ini juga cocok jika di buat sebagai cincin kawin tetapi jarang sekali yang ingin membuatnya sebagai batu pengikat pernikahan tersebut

untuk bacaan selanjutnya saya akan mengedepankan masalah Batu pirus untuk cincin nikah

0 komentar: