HUKUM CINCIN | JAMBI

HUKUM CINCIN | JAMBI


Hukum Ubah Cincin Sehabis Akad Nikah

Assalamu‘ alaikum wr. wb. Redaksi Bahtsul Masail NU Online, nama aku agus. Aku ingin bertanya Mengenai salah satu prosesi perkawinan yang sempat terdapat, ialah ubah cincin. Apa hukumnya secara Islam? Berdosakah kita? Bila perihal itu dicoba sehabis akad nikah,( apakah) diperbolehkan? Apakah ubah cincin itu cuma buat wanita saja ataupun pula diperbolehkan buat pria sebab setahu aku lelaki tidak boleh memakai perhiasan ataupun emas? Mohon penjelasannya. Terima kasih. Wassalamu‘ alaikum wr. wb. Jawaban Assalamu alaikum wr. wb. Penanya yang budiman, mudah- mudahan senantiasa dirahmati Allah SWT. Acap kali kita melihat dalam kegiatan perkawinan, sehabis akad nikah sejoli suami- istri melaksanakan ubah cincin, suami memakain cincin di jari istrinya. Kebalikannya istrinya pula melaksanakan perihal yang sama. Perihal ini semacam telah jadi kerutinan dalam warga kita. Prosesi ubah cincin yang terjalin di warga kita itu pada dasarnya lebih pada kegiatan seremonial bonus saja. Perihal ini tidak terpaut dengan soal kepercayaan ataupun akidah yang dianut. Pendamping pria serta wanita sehabis melaksanakan akad nikah hingga legal jadi sejoli suami- istri. Setelah itu melaksanakan ubah cincin secara simbolik menggambarkan keduanya merupakan pendamping yang siap berbagi, silih berikan, silih melayani, serta menunaikan apa yang jadi hak serta kewajiban tiap- tiap. Hingga di mari sesungguhnya tidak terdapat perkara berarti. Perkara setelah itu timbul kala dalam prosesi ubah cincin tersebut merupakan cincin yang dibuat dari emas, di mana konsumsi cincin emas untuk pria merupakan tidak diperbolehkan ataupun diharamkan. Sebaliknya konsumsi cincin emas untuk wanita diperbolehkan. Perihal ini telah jadi konvensi para ulama, kecuali apa yang dikemukakan dari riwayat Ibnu Hazm yang melaporkan kebolehannya serta dari segelintir ulama sebagaimana dikemukakan Muhyiddin Syarf An- Nawawi dalam Syarhu Shahihi Muslim- nya.أَجْمَعَالْمُسْلِمُونَعَلَىإِبَاحَةِخَاتَمِالذَّهَبِلِلنِّسَاءِوَأَجْمَعُواعَلَىتَحْرِيمِهِعَلَىالرِّجَالِاِلَّامَاحُكِىَعَنْأَبِىبَكْرِبْنِمُحَمَّدِبنِعُمَرَبنِمُحَمَّدِبنِحَزْمٍأَنَّهُأَبَاحَهُوَعَنْبَعْضٍأَنَّهُمَكْرُوهٌلَاحَرَامٍ Maksudnya:“ Kalangan Muslim setuju atas kebolehan wanita mengenakan cincin emas buat serta mengharamkannya buat pria kecuali komentar yang diriwayatkan dari Abi Bakr Muhammad bin Umar_bin _Muhammad_bin_Hazm yg menjelaskan bahwa diperbolehkannya dan serta dari sebagian beberapa pakar agama yg mengira makruh (bila dikerjakan tidak apa apa dan bila ditinggalkan tidak apa apa) tetapi bukan (haram) yang tidak di perbolehkan agama,”( Amati Muhyiddin Syarf An- Nawawi, Al- Minhaj Syarhu Shahihi Muslim bin Al- Hajjaj, Beirut, Daru Ihya`it Turats Al-‘ Arabi, cetakan kedua, 1392 H, juz XIV, taman 65). Dari uraian ini, hingga ubah cincin setelah itu jadi bermasalah apabila cincin yang diberikan ataupun dipakaikan kepada suami merupakan cincin emas. Karena, konsumsi cincin emas buat pria diharamkan sebagaimana dikemukakan di atas. Walaupun terdapat komentar yang memperbolehkannya semacam Ibnu Hazm, namun pemikiran ini dikira tidak sahih. Berikutnya, buat menjauhi hal- hal yang dilarang dalam Islam, hingga hendaknya saat sebelum prosesi ubah cincin hendaknya dibicarakan baik- baik serta disepakati, misalnya buat cincin wanita dibuat dari emas, namun buat pihak pria dapat memakai tidak hanya emas semacam perak sebab cincin emas buat pria diharamkan. Uraian di atas mengandaikan kalau ubah cincin atas sehabis prosesi akad nikad merupakan bisa ditoleransi ataupun diperbolehkan. Namun dengan catatan cincin yang dipakaikan kepada pihak pria bukan emas. Di samping itu pula tidak mengaitkan dengan kepercayaan tertentu semacam kepercayaan bila tidak ubah cincin hingga pernikahannya tidak langgeng. Kepercayaan semacam jelas galat serta tidak dibenarkan dalam pandagan Islam. Demikian jawaban pendek yang bisa kami kemukakan. Mudah- mudahan dapat dimengerti dengan baik. Kami senantiasa terbuka buat menerima serta kritik dari pembaca. Wallahul Muwaffiq ila Aqwmith Thariq, Wassalamu’ alaikum wr. wb.


jual cincin disini :
https://bengkelcincin.com/

Untuk pemesanan, hubungi kami melalui kontak yang tersedia berikut:

Chat WhatsApp Kirim SMS Telpon

Komentar (0)